TABUH

Jumat, 01 Januari 2016

CARA MEMBUAT ACCOUNT BITCOIN WALLET

Cara membuat Accoun Bitcoin Wallet

Asalamualaikum agan dan sista bloger myblogberkah,semoga dikesempatan ini agan dan sista dalam keadaan sehat wal afiat..amiin
Oke deh langsung ketopik utama..
Pada kesempatan ini ane akan membahas cara bagai mana mendaftar Bitcoin.
Langsung aja ni cara-caranya :
Langkah pertama yang harus agan dan sista lakukan iyalah kunjungi webset bitcoin.
1.Untuk menuju webset bitcoin cukup klik didiye
    Nanti aka nada tampilan sperti gambar dibawah ini :

2.Lalu klik tombol Register yang berwarna biru yang berada di bawah dan pojok kanan atas seperti
   yang di terangkan dengan anak panah pada gambar diatas.
3.Kemudian isi data sesuai dengan formulir sepert dibawah ini


**Note : (Usahakan Nama sesuai dengan nama di KTP,ATM,dan SIM)

4.  Jika semua data sudah selesai diisi maka : 1.Chaptanya di isi,2.boknya di centang dan,3.klik
    seperti gambar berikut.

5. Jika data diri yang anda isi benar semuanya maka ketika di klik bok “sya setuju dengan ketentuan
    dan persyaratan di atas,lanjut pendaptaran” anda akan di bawa kehalaman login seperti gambar
     berikut ini.

Maka isilah Email dan Pasword yang anda buat ketika registrasi tadi dan jangan lupa isi Chapta nya .”Setelah semuanya selesai tinggal klik LOGIN”
  1. Dan jrengjreng kini anda telah memiliki Wallet Bitcoin di Class VIP
  2. Untuk melihat No Rek Bitcoin anda klik menu utama > Deposit Bitcoin
  3. Di siti tertera kode ataw rek bitcoin anda dan QR kode bitcoin anda.
  4. Dan selanjutnya tinggal anda lengkapi profil yang belum sempurna
  5. Dan Untuk Verifikasi Anda harus mengupload Foto KTP (Pribadi,dengan ukuran < 2mb)
  6. Dan foto anda sambil memegang Kertas dengan tulisan “Verifikasi beli Bitcoin di Bitcoin.co.id” serta nama jelas dan tanda tangan.
  7. Setelah keduanya di Upload anda tinggal menunggu email konfirmasi dari Bitcoin.

    Cukup sampai di sini tutorial buat Bitcoin Wallet,Semoga Bermanfaat.
    Dan apabila ada kekurangan mohon dimaafkan. Terima Kasih…
    “Sampai Jumpa Di Postingan Berikutnya “
    Terimakasih Telah berkunjung ke blog kami

Minggu, 07 Juni 2015

Makalah Tentang Energi

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.  Latar Belakang
Energi memiliki peranan penting dalam menunjang kehidupan manusia. Seiring dengan perkembangan zaman kebutuhan akan energi pun terus meningkat. Untuk dapat memenuhi kebutuhan energi yang digunakan oleh manusia maka perlu dilakukan pemanfaatan energi yang tersedia di alam secara optimal.
Di Indonesia sendiri terdapat banyak sumber daya alam seperti panas bumi dan apabila dimanfaatkan secara optimal tentunya akan dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan energi khusus nya di negara ini. Namun hal ini belum dapat lakukan mengingat beberapa sumber panas ini hanya menghasilkan uap dengan panas dan tekanan yang rendah, dimana suhu uap berkisar antara 80-1700C dengan tekanan yang rendah berkisar 3 bar jadi masih belum bisa dimanfaatkan secara langsung jika menggunakan sistem pembangkit tenaga berdasarkan siklus rankine yang menggunakan fluida kerja air untuk menghasilkan uap.
Dengan kondisi ini maka agar sumber daya alam yang ada dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik yang dapat digunakan oleh manusia maka penggunaan Organik Rankine Cycle (ORC) bisa dijadikan alternatif dalam memanfaatkan energi yang ada ini. Adapun organik rankine cycle atau siklus rankine organik ini merupakan sistem pembangkit tenaga yang menggunakan fluida organik sebagai fluida kerja nya. Kerja siklus ini sama dengan siklus rankine konvensional yang membedakan nya hanyalah jenis fluida kerja yang digunakan. Jika pada siklus rankine konvensional menggunakan fluida kerja air maka pada siklus rankine organik menggunakan cairan organik sebagai fluida kerja.
Sistem ini dipilih atas dasar karakteristik kerja ORC yang mampu mengubah fluida kerja menjadi uap dengan menggunakan panas rendah dari panas bumi, memanfaatkan panas terbuang, ataupun memanfaatkan panas matahari. Hal ini bisa dilakukan mengingat fluida kerja organik yang menguap pada suhu rendah (dibawah 1000C). Sehingga dengan sistem ini panas bumi yang ada bisa dimanfaatkan.
Komponen utama siklus rankine organik yang paling sederhana adalah pompa, evaporator, turbin dan kondensor. Selain fluida kerja perbedaan utama siklus Rankine konvensional dan siklus rankine organik adalah terletak pada evaporator. Jika siklus Rankine konvensional menggunakan boiler maka siklus rankine organik menggunakan evaporator.
Cara kerja siklus rankine organik yang digunakan dalam pembangkit listrik yang menggunakan fluida kerja cairan organik, hampir sama dengan siklus rankine konvensional dimana cairan organik dipompa ke evaporator kemudian dalam evaporator dialirkan sumber panas bumi (geothermal water) dengan suhu yang mencapai 800C-1000C akan mengubah cairan organik dari cair menjadi uap. Uap panas kemudian disalurkan ke turbin yang berfungsi menggerakkan generator dan menghasilkan listrik. Kemudian uap tersebut diteruskan ke kondensor dan dicairkan kembali untuk kemudian diteruskan ke pompa dan kemudian mengulangi siklus. Gambar berikut menunjukkan prose siklus rankine organik yang menggunakan geothermal water.
1.2.  Tujuan.
Tujuan dari di tulisnya makalah ini yaitu :
1.    Untuk memberikan pengetahuan kepada para pembaca tentang energy
2.    Untuk menambah wawasan tentang energy
3.    Memenuhi tugas sekolah
4.    Mengenal Pengertian Seputar Energi.



BAB II
PEMBAHASAN

2.1.  Pengertian Energi
Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau pekerjaan (usaha). Kata “Energi” berasal dari bahasa yunani yaitu “ergon” yang berarti kerja. Dalam melakukan sesuatu kita selalu memanfaatkan energi, baik secara sadar maupun tidak sadar, Contohnya ketika kita berjalan kita memerlukan energi. Namun setiap kegiatan memerlukan energi dalam jumlah dan bentuk yang berbeda-beda. Energi tidak dapat dilihat namun pengaruhnya dapat dirasakan. Energi dapat berubah bentuk dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Contohnya pada setrika terjadi perubahan bentuk dari energi listrik menjadi energi panas.
2.2.  Satuan Energi
Satuan Internasional untuk energi adalah Joule (J), satuan ini digunakan untuk menghormati james Presscot Joule dan percobaannya dalam persamaan mekanik panas. Satuan lain untuk energi adalah Kalori (Kal). Hubungan antara Joule dengan Kalori adalah sebagai berikut :
·      1 kalori = 4,2 Joule atau 1 Joule = 0,24 kalori
Hubungan Joule dengan Satuan Internasional Dasar lain :
·      1 Joule = 1 Newton-Meter dan 1 Joule = 1kg m2 s-2
2.3.  Hukum Kekekalan Energi
Berasal dari manakah energi yang kamu gunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari? Berubah menjadi energi apakah yang telah kamu gunakan tersebut? Apakah manusia dapat membuat mesin yang dapat melakukan kerja terus menerus tanpa menggunakan bahan bakar? Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan energi yang mungkin sering kamu tanyakan pada dirimu sendiri.
Coba kamu lemparkan sebuah bola vertikal ke atas dan amati sampai jatuh lagi ke lantai. Ketika bola bergerak ke atas, kecepatan bola semakin lama semakin melambat dan ketinggian bola semakin besar. Pada ketinggian tertentu, bola berhenti sesaat dan kembali lagi ke bawah dengan kecepatan yang semakin besar.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa energi gerak semakin lama semakin kecil sampai menjadi nol ketika berhenti sesaat pada ketinggian tertentu. Ke manakah energi gerak tersebut? Energi gerak (Ek) tersebut ternyata berubah menjadi energi potensial gravitasi (Ep) sampai akhirnya mencapai maksimum. Begitu pula sebaliknya, energi potensial gravitasi semakin kecil ketika bola tersebut bergerak ke bawah. Adapun energi geraknya semakin besar dan mencapai maksimum ketika sampai di lantai, tetapi energi potensial gravitasinya menjadi nol ketika sampai di lantai. Setelah diam di lantai, semua energi mekanik benda habis. Tahukah kamu, kemana perginya? Apakah yang dapat kamu simpulkan? Adakah energi yang hilang?
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa energi bersifat kekal. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk energi menjadi bentuk energi yang lain. Pernyataan tersebut dikenal dengan Hukum Kekekalan Energi. Telah kamu ketahui bahwa energi mekanik merupakan penjumlahan dari energi potensial dan energi kinetik: Em = Ep + Ek
Apabila benda selama bergerak naik dan turun hanya dipengaruhi oleh gaya gravitasi, besar energi mekanik selalu tetap. Dengan kata lain, jumlah energi potensial dan energi kinetik selalu tetap. Pernyataan itu disebut Hukum Kekekalan Energi Mekanik
Berdasarkan Hukum Kekekalan Energi, dapat ditarik kesimpulan bahwa : Energi Tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Energi hanya dapat dirubah bentuknya dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Oleh karena Itu Jumlah total energi dalam suatu sistem hanya akan berubah ketika masuk atau keluarnya suatu energi. Energi Tidak dapat Diciptakan dan Dimusnahkan.
2.4.   Bentuk-Bentuk Energi
Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ternyata ada berbagai macam bentuk energi yang kita manfaatkan. Nah mari disimak apa saja bentuk energi tersebut.

1.    Energi Mekanik
Energi mekanik adalah energi yang dimiliki suatu benda karena sifat geraknya. Energi Mekanik dibagi lagi menjadi dua, yaitu  :
1)   Energi Potensial,yaitu energi yang dimiliki suatu benda karena posisi atau kedudukannya, artinya saat benda tersebut diam pada posisi tertentu. Berbagai jenis energi dapat dikategorikan sebagai energi potensial, karena semua bentuk energi potensial dihubungkan dengan suatu jenis gaya yang bekerja terhadap keadaan fisik suatu materi. Contohnya adalah ketika kita meregangkan karet, terjadi perubahan sifat fisik karena adanya gaya elastik, nah inilah yang disebut energi potensial elastik. Secara Fisika Rumus Energi Potensial adalah sebagai berikut.

Ep = m x g x h

 
 



Keterangan (Satuan) :
Ep = Energi Potensial (Joule)
m = Massa (kg)
g = Gravitasi (m/s2)
h = Ketinggian (m)
2)  

Ek = ½ x m x v2

 
Energi Kinetik adalah Energi yang dimiliki suatu benda karena pergerakan atau kelajuannya. Energi kinetik secara jelas dapat diartikan sebagai suatu kemampuan untuk melakukan usaha agar bisa menggerakkan benda dengan massa tertentu hingga mencapai suatu kecepatan tertentu. Semakin tinggi kecepatan suatu benda maka semakin besar pula energi kinetiknya. Contohnya adalah ketika sebuah mobil melaju, semakin kencang kecepatan mobil tersebut, maka semakin pula energi kinetiknya. Secara Fisika Rumus Energi Kinetik Adalah Sebagai Berikut :


Keterangan (Satuan) :
Ek = Energi Kinetik (Joule)
m = Massa (kg)
v = Kecepatan (m/s)
Energi Mekanik = Energi Potensial + Energi Kinetik
2.    Energi Otot
Energi otot adalah energi yang dihasilkan oleh otot tubuh.  Manusia dan hewan bisa menggerakkan organ tubuhnya untuk melakukan aktivitas karena memiliki energi otot.
3.    Energi Bunyi/Gelombang
Energi Bunyi adalah energi yang dihasilkan oleh getaran partikel-partikel udara di sekitar sumber bunyi. Sebenarnya setiap terjadinya getaran pada suatu benda pasti terdapat energi bunyi, namun tidak semua bunyi tersebut akan terdengar. Semakin kuat getarannya, semakin besar pula energi bunyi yang dihasilkan. Contohnya adalah ketika bermain gendang, semakin kuat gendang dipukul, otomatis semakin besar getarannya, dan semakin besar bunyi yang dihasilkan.
4.    Energi Listrik
Energi listrik timbul dan perpindahan muatan-muatan listrik. Listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan. Misalnya, listrik untuk peralatan rumah tangga (magic jar, setrika, kompor listrik), peralatan elektronik, dan lampu penerangan.
Anda telah mengetahui bahwa jumlah muatan yang mengalir adalah kuat arus listrik dikalikan dengan lamanya arus tersebut mengalir, atau ∆Q = I∆t. untuk memindahkan sejumlah muatan dari potensial yang satu ke potensial yang lain, dibutuhkan suatu energy.  Sebuah hambatan R dihubungkan dengan sebuah sumber tegangan listrik sehingga menimbulkan tegangan Vab atau beda tegangan antara ujung-ujung hambatan R menjadi V, dengan kuat arus I mengalir selama ∆t.
Adapun besar energy yang diperlukan untuk memindahkan muatan pada hambatan tersebut dinyatakan dengan persamaan :

W = V∆Q dengan  ∆Q = I∆t

 
 



Sehingga, untuk energy listrik memenuhi persamaan W = V I∆t
Keterangan :
W = energy yang dihasilkan oleh sumber tegangan (Joule)
I = arus listrik dari sumber (Ampere)
∆t = waktu (Sekon)
V = beda potensial listrik (Volt)
Dengan menerapkan hukum ohm pada sebuah rangkaian listrik yaitu V = IR, maka energy listrik dapat dituliskan dalam bentuk persamaan :
W = V I∆t
W = I2 R ∆t
W = (V2 / R )∆t
5.    Energi Panas (Kalor)
Energi Panas adalah energi yang terjadi karena pergerakan internal partikel penyusun dalam suatu benda. Energi panas merupakan energi yang berpindah dari suatu partikel yang bersuhu tinggi ke partikel bersuhu lebih rendah. Contohnya ketika memanaskan air dengan api, suhu dari api akan berpindah ke air sehingga membuat air dapat mendidih.
Kalor merupakan salah satu bentuk energi. Satuan kalo dalam SI yaitu joule (j), satuan lainnya yaitu kalori (kal)
1 kal = 4,2 J atau 1 J = 0,24 kal
Rumus Kalor
Rumus untuk menghitung jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan atau menurunkan suhu adalah sebagai berikut :

Q = m.c.ΔT
 
 



dimana,
Q = jumlah kalor yang diserap atau dilepas (joule)
m = massa zat (kg)
c = kalor jenis zat (joule/kgoC)
ΔT = perbedaan suhu (suhu akhir – suhu awal zat) (oC)
Rumus untuk menghitung besar kalor yang yang mampu mengubah wujud zat adalah sebagai berikut :



Q = m.L
 
 



dimana,
Q = jumlah kalor yang diserap atau dilepas (joule)
m = massa zat (kg)
L = kalor laten / kalor lebur (joule/kg)
Rumus untuk menghitung kalor uap (kalor yang diperlukan untuk menguapkan satu satuan zat pada titik didihnya)  adalah sebagai berikut :

Q = m.U
 
 




dimana,
Q = jumlah kalor yang diserap atau dilepas (joule)
m = massa zat (kg)
U = kalor uap (joule/kg)
Rumus untuk menghitung kapasitas kalor (kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu zat 1oC lebih tinggi) adalah sebagai berikut :

C = Q/T
 
 



dimana,
C =kapasitas kalor (joule/oC)
Q = jumlah kalor yang diserap atau dilepas (joule)
T = suhu zat (oC)
Dalam rumus kalor dikenal asas black, yang berbunyi :
“Banyaknya kalor yang dilepaskan benda bersuhu tinggi sama dengan banyaknya kalor yang diterima benda yang bersuhu lebih rendah” – Asas Black
6.    Energi Cahaya
Energi Cahaya adalah Energi yang dihasilkan oleh gelombang elektromagnetik. Contohnya adalah ketika cahaya dari lampu, semakin jauh kita dari sumber cahaya maka semakin sedikit pengaruh cahaya tersebut terhadap penglihatan.
Cahaya juga punya energi yang dilepaskan dalam bentuk foton-foton. Rumus energi cahaya.
energi cahayah = tetapan Planck (6,626 × 10–34 J dt).
c = kecepatan cahaya dalam vakum (3 × 108 m det–1).
λ = panjang gelombang (m)
f = frekuensi
7.    Energi Kimia
Energi Kimia adalah Energi yang dihasilkan karena adanya interaksi secara kimia dari reaksi kimia yang terjadi. Contoh Sederhananya adalah Makanan yang masuk ke dalam tubuh memiliki unsur kimia dan akan mengalami reaksi kimia agar dapat dimanfaatkan oleh tubuh, nah saat proses reaksi kimia juga terjadi energi kimia.
8.    Energi Nuklir
Energi Nuklir adalah Energi yang dihasilkan dari reaksi inti oleh bahan radioaktif.  Energi ini dihasilkan oleh inti atom yang membelah atau dua inti atom yang menyatu. Pembelahan atau penyatuan inti atom akan menghasilkan energi yang sangat besar karena terjadi perubahan pada inti atom. Contohnya adalah penggunaan bom nuklir.
contoh banda-banda yang memiliki energi nuklir diantaranya adalah:
1.    Pembangkit listrik tenaga nuklir
2.    Awan cendawan karena bom nuklir
v  Fisi Nuklir
Secara umum, Energi nuklir ini dapat dihasilkan melalui dua macam mekanisme, yaitu pembelahan inti atau reaksi fisi dan penggabungan beberapa inti  melalui reaksi fusi. Fisi Nuklir adalah sebuah inti berat yang ditumbuk oleh partikel (misalnya neutron) dapat membelah menjadi dua inti yang lebih ringan dan beberapa partikel lain. Mekanisme yang semacam ini disebut pembelahan inti atau fisi nuklir. Contoh reaksi fisi nuklir ini adalah uranium yang ditumbuk (atau menyerap) neutron lambat yang akan menghasilan neutron selain dua buah inti atom yang lebih ringan. Neutron ini mampu menumbuk (diserap) kembali oleh inti uranium untuk membentuk suatu reaksi fisi berikutnya. Mekanisme ini terus terjadi dalam waktu yang sangat cepat membentuk reaksi berantai tak terkendali. Akibatnya, jika terjadi pelepasan energi yang besar dalam waktu singkat maka akan sangat membahayakan jiwa manusia. Mekanisme ini sebenarnya sering terjadi di dalam bom nuklir yang menghasilkan ledakan dahsyat. Jadi, reaksi fisi dapat membentuk reaksi berantai yang tak terkendali serti memiliki potensi daya ledak dahsyat dan dapat dibuat dalam bentuk bom nuklir.



Description: Reaksi fisi berantai





Gambar : Reaksi Fisi Berantai

Disisi lain pelepasan energi yang dihasilkan melalui reaksi fisi dapat digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat lagi. Oleh sebab itu, reaksi berantai yang terjadi dalam reaksi fisi ini harus dibuat lebih terkontrol lagi. Dalam mengontrol reaksi fisi ini maka diperlukan sebuah reaktor nuklir. Reaksi berantai yang terkendali dapat dilakukan dalam reaktor yang terjamin keamanannya dan energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan lebih berguna lagi, misalnya untuk penelitian dan untuk membangkitkan listrik.
Untuk memproses energi nuklir ini Reactor nuklir terbagi menjadi dua jenis yaitu:








Description: Reaksi fisi berantai terkendali


Gambar : Reaksi Fisi Berantai Terkendali
Reaktor fisi, yang membangkitkan panas melalui reaksi fisi nuklir dari isotop fissil uranium dan plutonium, selain itu reactor fisi terbagi menjadi 3 bagian yaitu: Reaktor thermal, Reaktor cepat, Reaktor subkritis.
Reaktor fusi, menawarkan kemungkinan pelepasan energi yang besar dengan hanya sedikit limbah radioaktif yang dihasilkan serta dengan tingkat keamanan yang lebih baik. Namun demikian, saat ini masih terdapat kendal-kendala bidang keilmuan, teknik dan ekonomi yang menghambat penggunaan energi fusi guna pembangkitan listrik.
Dalam penggunaan energi nuklir biasanya pemanfaatan digunakan untuk pembangkit lisrik tenaga nuklir (PLTN). Penggunaan energi nuklir sendiri memiliki kekurangan dan kelebihan yaitu:
I.     Kekurangan
·      Resiko kecelakaan nuklir
·      Limbah yang dihasilkan nuklir tersebut.
II.  Kelebihan
·      Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca
·      Tidak mencemari udara
·      Sedikit menghasilkan limbah padat
·      Biaya bahan bakar rendah atau murah
·      Ketersediaan bahan bakar yang melimpah.

9.    Energi Elastisitas
Yang namanya energi ternyta juga tersimpan dalam benda seperti karet, pegas,  dan benda-benda elastis lainnya. Energi yang dimiliki benda elastis tersebut sama dengan 1/2 hasil kali konstanta pegas dengan perubahan panjang benda elastis yang memanjang maupun memendek. Rumus energi nya:
Description: rumus energi pegas
E = Energi
k = konstanta pegas
x = perubahan panjang

2.5.  Sumber Energi
Pengertian sumber energi adalah segala sesuatu di sekitar kita yang mampu menghasilkan energi. Di sekitar kita banyak sekali macam macam sumber energi yang bisa menghasilkan berbagai macam energi. Sumber energi secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
1.    Sumber energi yang terbarukan 
Sumber energi yang terbarukan atau yang dapat diperbaharui dan bisa dipakai tanpa khawatir habis. contohnya :
·      Energi surya atau matahari
Energi matahari sangat melimpah jumlahnya khususnya bagi wilayah yang beriklim tropis. pemanfaatan sinar matahari adalah dengan menggunakan sel surya yang berfungsi mengubah energi surya menjadi energi listrik. Ada juga yang memanfaatkan sinar matrahari untuk memasak dengan menggunakan kompor bertenaga sinar matahari contohnya di negara India.
·      Panas bumi
Panas bumi merupakan energi yang bersumber dari dalam perut bumi, Panas bumi  merupakan energi yang melimpah dan terbarukan sehingga tidak perlu khawatir akan kehabisan energi panas bumi.
Selain jumlahnya yang melimpah energi ini memiliki harga yang lebih ekonomis dan ramah terhadap lingkungan. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang kaya akan energi panas bumi, hal ini di karenakan indonesia mempunyai banyak gunung berapi aktif  yang menjadi keuntungan tersendiri bagi negara kita. Contoh pemanfaatan panas bumi adalah dengan mengubahnya menjadi pembangkit listrik.
·      Angin
Pemanfaatan energi angin sedang gencar-gencarnya di lakukan oleh banyak negara di seluruh dunia karena sumber energi ini tidak terbatas jumlahnya, pemanfaatan energi ini menggunakan kincir angin yang dihubungkan dengan generator atau turbin untuk menghasilkan tenaga listrik.
·      Energi Biomassa
Biomassa terdiri dari Tanaman hidup, pohon mati, dan serpihan kayu.
·      Energi Gas Alam
Merupakan energi yang terbarukan dan harganya lebih terjangkau daripada bahan bakar minyak.
·      Pembangkit Listrik Tenaga Air
Energi yang bersumber dari tenaga air sudah lama di manfaatkan oleh manusia karena ramah lingkungan dan juga berlimpah. Pembangkit listrik tenaga air atau PLTA merupakan salah satu contoh pemanfaatab tenaga air untuk kehidupan yang lebih baik.
·      Energi Pasang Surut
Pasang surut air laut dianggap lebih menjanjikan hasil yang maksimal bila di bandingkan dengan tenaga surya dan tenaga angin. tetapi pemanfaatan energi pasang surut masih sedikit hal ini di karenakan biayanya yang mahal.
2.    Sumber Energi Tak Terbarukan
Sumber energi jenis ini jumlahnya terbatas dan tidak dapat diperbarui walaupun ada yang bisa diperbaharui tetapi memerlukan waktu yang sangat lama. sumber energi ini saat ini masih merupakan sumber energi utama yang banyak digunakan walaupun banyak pihak yang sudah beralih menggunakan sumber energi alternatif. Contoh sumber energi tak terbarukan adalah :
·      Sumber energi yang berasal dari fosil
Sumber energi ini sebenarnya bisa diperbaharui tetapi memerlukan waktu hingga jutaan tahun, berasal dari makhluk hidup yang mati dan terpendam dalam tanah hingga jutaan tahun. contohnya Minyak bumi, batu bara.
·      Sumber energi yang berasal dari mineral alam
Mineral alam bisa dimanfaatkan menjdai sumber energi setelah melalui beberapa proses, contohnya uranium yang bisa menghasilkan energi nuklir.
2.6.  Penggunaan Dan Pemannfaatan Energi Dalam Kehidupan
Berbagai energi dimanfaatkan dalam kehidupan kita sehari-hari, nah berikut saya berikan contoh penggunaan energi dengan merubahnya dari satu bentuk ke bentuk lain.
·      Energi Kimia Menjadi Energi Gerak (Mekanik) Makanan yang kita makan diolah melalui reaksi kimia menjadi sumber energi untuk beraktivitas
·      Energi Listrik Menjadi Energi Panas Penggunaan Setrika untuk menggosok pakaian.
·      Energi Listrik Menjadi Energi Bunyi Penggunaan Tv,Radio,Telepon untuk menghasilkan bunyi.
·      Energi Listrik Menjadi Energi Gerak (Mekanik Penggunaan kipas angin.
·      Energi Gerak (Mekanik) Menjadi Energi Panas Gesekkan dua benda secara terus menerus menghasilkan panas.
·      Energi Cahaya Menjadi Energi Kimia Pemanfaatan cahaya matahari sebagai bahan dasar dalam proses fotosintesis oleh tumbuhan.


BAB III
PENUTUP
3.1.  Kesimpulan.
Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau pekerjaan (usaha). Kata “Energi” berasal dari bahasa yunani yaitu “ergon” yang berarti kerja. Dalam melakukan sesuatu kita selalu memanfaatkan energi, baik secara sadar maupun tidak sadar, Contohnya ketika kita berjalan kita memerlukan energi.
Energi terbagi menjadi 9 bentuk energy yaitu :
1.    Energi Mekanik
·      Energi Potensial
·      Energi Kinetik
2.    Energi Otot
3.    Enerti Bunyi/Gelombang
4.    Energi Panas
5.    Energi Cahaya
6.    Energi Listrik
7.    Energi Kimia
8.    Energi elastisitas
9.    Energi Nuklir
Dan sumber energy terbagi menjadi dua
1.    Energi Terbarukan
2.    Energi Tak terbarukan
3.2.  Saran.
Saran dari penulis untuk para pembaca sekalian adalah jagalah lingkungan di sekitarmu dan gunakanlah enrgi pada porsinya, karna sumber energi adalah apa yang ada disekitarmu saat ini,jika semua itu tidak terjaga maka dari mana lagi sumber energy yang akan kita gunakan.



DAFTAR PUSTAKA

Ø Tim Literatur Media Sukses. 2015. Cara Mudah Menghadapi UN 2015 SD. Grasindo
Ø Alfatah, Arif ; Lestari, Muji. 2015. Bahas Tuntas 1001 Soal Fisika. Yogyakarta : Pustaka Widyatama
Ø Suryatin, Budi. Sukses SAINS Fisika 1 Untuk SMP Kelas 1. Grasindo.
Ø Prasodjo, Budi, dkk. 2006. Teori dan Aplikasi Fisika Kelas VIII. Jakarta : Yudhistira
Ø Rosella, Erica. 2015. Rumus Pocket FISIKA SMP. Penerbit : Indonesia Cerdas.
Ø Pengertian Energi dan Bentuk Bentuk energi dari : http://www.artikelsiana.com
Diakses pada 07 Juni 2015.
Ø Meteri tentang Energi dari : https://supriyadikaranganyar.wordpress.com diakses pada 07 Juni 2015